Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2019

19 Maret 2019

Dear diary, Hari ini Naomi masih sakit. Tapi alhamdulilah suhu badannya perlahan turun. Sore tadi hujan turun begitu deras. " Allahumma shoyyiban nafi’an ” (Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat). Jadi kami putuskan untuk libur mengaji hari ini. Lagi pula Naomi masih sakit. Sambil menunggu suamiku pulang, aku beranjak pergi ke dapur untuk memasak bubur. Aku pikir Naomi terkena radang jadi butuh makanan yang halus seperti bubur ayam. Akhir-akhir ini ia memang susah sekali di suruh minum. Selepas magrib akhirnya aku putuskan untuk membawa Naomi pergi ke dokter. Benar saja panasnya karena radang. Semoga kali ini keponakanku itu mau mendengarku agar tidak malas minum air putih lagi. Insha Allah segera sembuh ya Nom. Tak terasa hari ini adalah hari ke 30 aku menulis diary . Aku tak menyangka sebelumnya, bahwa aku dapat konsisten hingga titik terakhir. Kalau di pikir-pikir, banyak sekali hal yang ingin ku tulis. Namun aku memilih hal yang mengena di hatiku saja. ...

18 Maret 2019

Dear diary, Senin ini, seperti biasa aku menemani anakku futsal sepulang sekolah. Meskipun hanya tersisa tiga anggota lagi namun anak-anak TK itu masih bersemangat mengikuti futsal. Mereka terdiri dari dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Oh, empat di tambah Kenzou yang selalu jadi anak bawang di setiap kesempatan. Selepas futsal, kami berempat pulang naik angkot. Kami berdiri menunggu angkot datang di halte depan sekolah. Kami masuk ke dalam angkot dan duduk di belakang supir. Sebetulnya masih banyak yang kosong, tapi aku memilih di sana saja. Saat kami naik ada seorang ibu dan anak lelakinya sekitar umur 18 tahun dan satu penjual asongan. Awalnya aku lumayan BT saat angkot mulai melaju. Duuh si emang angkotnya enggak banget. Omongannya kasar. Untunglah menggunakan bahasa Sunda jadi anak-anak tak mengerti betul apa yang di ucapkan. Hingga datang semburan makanan dari arah remaja itu. Aku melirik sedikit, kemudian datang lagi yang naik dan duduk di sebelah remaja itu. Kemud...

17 Maret 2019

Dear diary, Hari ini aku bahagia sekali karena bisa quality time bersama keluarga. Tadi pagi anak-anak makannya pun habis. Hal sesederhana itu saja sudah bikin happy mamak. Siang tadi sebenarnya kami tak berencana akan pergi ke satu tempat. Tapi kami hanya pergi begitu saja. Tetiba saat di jalan aku teringat, bahwa Minggu lalu mau mengajak anak-anak ke taman film. Namun karena Kenzie saat itu masih demam tinggi, maka rencana hanya tinggal rencana. Bahkan kemarin Sabtu tadinya kami akan pergi bersama teman sekolah Kenzie. Qodarullah Kenzou sakit. Akhirnya aku pun membatalkan rencana untuk pergi. Alhamdulillah , hari ini anak-anak sehat jadi kupikir saat di jalan mengapa tidak menuntaskan janji untuk ke taman film saja. Sebenarnya tak terlalu istimewa, hanya ingin mengobati penasaran saja. Aku membayangkan tepatnya ramai dan sangat sesak. Namun tadi siang, mungkin karena baru selesai hujan juga, di sana tak terlalu ramai. Jadi kami dapat tempat yang nyaman. Saat di sana kami lapar j...

16 Maret 2019

Dear diary, Tak terasa waktu terus berlalu. Hari ini sudah masuk tanggal 16 Maret 2019. Itu artinya kelas menulis bareng 'Nulis Yuk' tinggal tiga hari lagi. 'Ya ampun, bener-bener gak berasa. Saking enjoynya.' Ternyata udah mulai masuk tulisan ke 27 saja. Ini juga sudah masuk bulan kedua Naomi bersekolah, setelah sempat putus sekolah sebelumnya. Hari ini anak itu sedang berada bersama ibunya. Rasanya sepi juga. Mungkin karena sudah terbiasa ada anak perempuan di rumah. Jadi rasanya ada teman 'bawel'. Rencananya pagi tadi kami akan rekreasi bersama. Tapi sayang Naomi sedang pulang, padahal ingin sekali mengajaknya sesekali bertamasya. Rencana itu pun benar-benar tak terealisasi pada akhirnya karena ternyata Kenzou sakit. Sudah tiga kali ia bolak-balik kamar mandi. Pencernaannya ternyata sedang bermasalah. Jadi kami putuskan untuk di rumah saja. Khawatir 'bocor' hehehe. Bakalan rempong aja sih kebayangnya kalau tetap jadi pergi, karena sudah tidak meng...

15 Maret 2019

Dear diary, Hari ini adalah hari malasnya Meywa sekaligus hari terempong judulnya. Titik. Tadi siang sebenarnya aku merasa malas sekali pergi ke sekolah. Bagaimana tidak, badanku semuanya masih terasa sakit. Rasanya benar-benar membutuhkan tukang pijit. Tapi apalah daya belum jemput anak-anak dan Jumat ini jadwal latihan nari juga di sekolah. Jadi mamak harus ke sekolah jadi instruktur dance . Anggap aja olga (olahraga) yes . Pulang sekolah Kenzou malah ngajak main ke rumah aa Dimas. Ampun deh, tapi akhirnya aku turuti juga. Itung-itung melepas penat pikirku. Kami pun makan bersama di sana, jazakallah bunda. Perut kenyang, anak-anak senang. Giliran mau pulang, hujan pun mengguyur siang itu. Rencana mau pamit undur diri pun batal. Waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 wib waktunya untuk mengaji. Tapi anak-anak masih betah. Aku pun mengalah kemudian, karena anak-anak ingin mandi di rumah Dimas. Jarak 0.3kg harus aku lalui untuk pergi ke rumah dengan berjalan kaki. Membawa baju dan pe...

14 Maret 2019

Dear diary, Tau gak sih hari ini tuh sibuk banget. Mulai dari pagi sampai isya tadi. Ya begitulah, tapi over all hari ini meskipun banyak kerjaan berasa 'nggak' ada beban. Alhamdulillah . Pagi tadi, aku ke sekolah lebih awal. Bukan untuk menjemput anak-anak tapi untuk rapat koordinasi bareng mamak-mamak di TK. Gak semua panitia sih yang datang tapi lumayan tim inti pada hadir. Meskipun belum dapat satu keputusan tentang tempat, tapi minimal kami sudah mempersiapkan gambaran untuk acara wisuda anak-anak nanti. Oh iya, hari ini Naomi les di sekolah. Jadi akhirnya kami menunggu di sekolah sambil melanjutkan obrolan seputaran kegiatan wisuda. Masih lama sih. Tapi udah mulai bikin siasat aja nih mamak. Soalnya kita para panitia berharap semua acaranya dapat berjalan dengan lancar. Aamiin. Doain yak? Panas sekali siang tadi, sampai-sampai dahi pun memulai gerakannya ke arah tengah. Silau. Alhamdulillah cerah hari ini. Saat kami hendak pulang, tetiba teman Kenzie mengajak mampir...

13 Maret 2019

Dear diary , Hari ini kepalaku sakit sekali. Sejak tadi pagi hingga saat ini. Namun aku mencoba menahannya, karena mau bagaimana lagi aku memiliki tanggungjawab sebagai seorang istri dan ibu. Hari ini anak-anak les renang. Setiap hari Rabu memang jadwal mereka untuk berenang dari sekolah. Setelah sebelumnya mereka latihan angklung. Panas terik matahari yang mengenai kepalaku, semakin menambah rasa sakit kepala ini. Subhanallah sakit sekali. Bahkan sesekali asam lambungku naik, hingga muntah. Biasanya setiap kali berenang, aku selalu ikut serta. Namun hari ini tidak, rasanya berat sekali kepala ini. Sepulang berenang, kami langsung ganti baju karena akan pergi mengaji. Aku pun sudah siap dengan pakaian mengajiku. Kebetulan hari ini sudah ada jadwal mengaji ba'da magrib. Jadi sekalian saja. Benar saja akhirnya aku harus muntah sepulang antar-jemput anak. Alhamdulillah di tempat mengaji aka Kenzie sakitnya agak berkurang, yang penting masih bisa jalan. Ba'da magrib akhir...

12 Maret 2019

Dear diary. Alhamdulillah hari ini suasana hatiku sedikit lebih baik di banding kemarin sebelum akhirnya datang lagi sms dan wa tidak mengenakan. Aku sendiri bingung dan malas juga untuk menjawabnya. Sehingga aku biarkan saja pesan yang seharusnya sudah tahu jawabannya. Sungguh aku tak ingin lagi menanggapi hal-hal yang membuatku sakit seperti hari kemarin. Akhirnya aku hanya diamkan saja karena pertanyaannya tak perlu jawaban. Sepertinya diam lebih baik untuk saat ini. Agar emosiku teredam. Agar tak ada lagi salah paham. Mengalah adalah hal yang terbaik. Tak aku tanggapi sedikit pun, hanya untuk menghindari perdebatan. Beduk magrib pun berkumandang, aku segera pergi mengambil air wudhu. Aku takut terganggu lagi jadi aku putuskan untuk membaca ayat suci Alquran saja sebagai obat hati. Sungguh Allah memberikan kenikmatan itu. Hatiku merasa tenang. Alhamdulillah. Aku memohon ampun padaNya dan berharap agar ia memberiku kekuatan dalam menghadapi ujian-ujian naik kelas ini. Setelah i...

11 Maret 2019

Dear diary, Hari ini aku merasa menjadi orang yang paling bodoh. Aku benar-benar merasa kesakitan. Entah apa yang telah merasukinya. Pastilah karena kurang imannya aku. Beberapa hari ini suasana hatiku memang sudah tak karuan. Tapi seperti biasanya aku harus menjalani hari-hari secara normal. Meski suasana hatiku tak lagi normal saat ini. Saat kerapuhan menyelimuti hati. Hanya iman yang harus di pupuk. Hari ini semuanya pecah. Semuanya tumpah. Aku bahkan tak mengenal diriku sendiri. Aku marah semarah-marahnya. Emosiku terpancing. Sumbu amarah yang telah aku pendam akhirnya terbakar. Membakar diriku sendiri. Aku sadar akan emosiku yang meledak hari ini. Bahkan aku tak mau mengakui bahwa  itu adalah diriku sendiri. Disaat rasa marah yang telah aku pendam selama ini tumpah. Semua menjadi bergejolak. Semua tubuhku sakit sekarang. Lebam-lebam. Akibat ulahku sendiri. Aku benar-benar terluka hingga menyakiti diriku sendiri. Suamiku memelukku erat. Menyuruhku beristigfar. Mengingatkank...

10 Maret 2019

Dear   diary , Hari ini aku baru saja menyelesaikan PR yang tertunda beberapa hari ini lantaran anakku yang sedang sakit.  Alhamdulillah  sekarang Kenzie sudah membaik. Suhu badannya berangsur normal. Pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai dari pagi sampai malam, ughhh sungguh dinikmati. Seperti menikmati setrikaan tiga keranjang. Woww... amazed . Berasa luar biasa,  wkakakkak  padahal biasa aja kerjaan ibu rumah tangga  mah  gak akan jauh-jauh dari itu.  Saking semangatnya, lupa kalau hari ini ada kelas belajar nulis cerpen. Tahu-tahu sudah 1.5 jam berlalu. Kelas pun hampir berakhir.  OMG . Seriusan lupa, bahkan diary pun baru aku tulis sekarang. Untunglah masih bisa masuk dan ambil ilmunya. Disaat baru mau konsentrasi belajar, ehh ada ajalah yang bikin  bad   mood . Rasanya jadi menyesal membuka  wa  itu. Salah satu wa yang aku terima itu sukses bikin aku kesel. Istighfar...  istighfar  Mey.  ...

9 Maret 2019

Dear diary, Sudah 3 hari ini Kenzie demam. Suhu badannya naik terus. Antara 38-40°C. Aku sangat cemas, biasanya dua hari sudah reda. Namun panasnya sudah hampir empat malam di suhu 38°C. Pagi tadi ia bangun lebih awal. Jam tiga dini hari karena rasa panas di tubuhnya. Sehingga ia tak dapat tidur nyenyak. Bahkan ia sampai muntah di kasur. Ia terlihat lemas sekali. Pukul 4.30wib  ia menanyakan jam. Ia ingin solat subuh. Masha Allah. Melted diri ini. Setelah solat suhu tubuhnya berangsur pulih. Alhamdulillah . Tapi ia tak tidur lagi. Ia asik bermain saat tubuhnya merasa lebih baik. Padahal aku sudah melarangnya banyak beraktivitas untuk mencegah suhu badannya tetap normal. Namun ia tak menggubrisnya. Ia merasa sangat fit. Ia memang seperti itu. Bahkan sejak bayi, meski sakit ia tak pernah rewel. Anak sabar dan kuat. Merasa badannya kembali drop, setelah sarapan dan di seka ia kembali tidur. Ia tahu kapan merasa perlu bantuan dokter atau tidak. Saat ia sudah tak tahan ia...

8 Maret 2019

Dear diary , Katanya tanggal 8 Maret 2019 ini bertepatan dengan hari perempuan internasional. Iya ya?? Aku baru tau lho, hihihi kudet bangetlah. Saking rempongnya ngurusin anak-anak. Capek yang dinikmati. Hari ini agak sedih karena Kenzie masih demam. Sejak semalam badannya panas. Hingga tadi hampir 40°C. Mukanya memerah saking suhu badannya yang panas. Jadi seharian ini kami hanya di rumah. Syukurlah, aka Kenzie masih mau makan. Jadi tak terlalu khawatir. Hari ini pun anak-anak libur sekolah. Kebetulan bangunan sekolah yang di perluas baru selesai, tapi masih berdebu jadi sekolah di liburkan. Untunglah jadi Kenzie bisa beristirahat di rumah. Biasanya kalau sakit Kenzie masih bisa berlarian kesana-kemari. Tapi hari ini badannya cukup lemas. Mungkin karena daya tahan tubuhnya sedang tidak baik juga. Padahal kemarin sore masih baik-baik saja. Bahkan kemarin kami bermain sampai menjelang magrib. Nah, sejak jam 10 malam kemarin barulah badannya panas. Sampai magrib tadi pun suhu...

7 Maret 2019

Dear diary , 7 Maret 2019 alhamdulilah akhirnya kami piknik setitik meskipun hanya mengajak anak-anak ke mall . Hampir saja hari ini lost lagi rencana otw -nya, ahhaaaa...secara kemarin sudah banyak sekali rencana yang akan di gelar, tapi akhirnya tetap tidak jadi. Well hari ini kami mengajak anak-anak pergi ke arena bermain di salah satu mall di kota Bandung. Setelah menunggu dydy yang tidur lagi-tidur lagi. Ulala ..banyak sekali tidurnya. Semua anak-anak sudah memakai kaos kaki, supaya di sana penghematan gak beli kaos kaki melulu. Anak-anak mengenakan kaos dan celana jeans panjang dipadukan dengan sepatu sneaker , mereka siap berangkat. Riang banget pokoknya pas di jalan. Kenzie, Kenzou dan Naomi langsung terpikat dengan suasana tempat di arena permainan. Maklum udah beberapa bulan gak pernah main lagi ke mall itu. Jadi mereka nampak amazed saat melihat arena bermainnya kini lebih luas dari sebelumnya. Sementara anak-anak bermain, mommy sama dydy rada cuci mata dulu dik...

6 Maret 2019

Dear diary, Hari ini anak-anak libur sekolah karena guru-gurunya sedang ada acara gabungan bersama anak-anak SD. Esok pun libur karena sudah di pastikan tanggal merah. Hari ini tadinya kami akan pergi untuk jalan-jalan, tapi batal karena satu hal dan lainnya. Untunglah anak-anak gak BT karena teman kelas Kenzie datang ke rumah. Akhirnya kita menghabiskan waktu bermain di rumah. Alhamdulillah anak-anak nampak senang. Waktu pun tak berasa berlalu. Hingga waktu mengaji pun tiba. Hujan deras mengguyur kota Bandung sore tadi. Namun Kenzie tetap ingin mengaji di tengah rintik hujan yang cukup deras. Padahal temannnya masih ada di rumah. Tapi Kenzie semangat sekali, karena kemarin ia ketiduran jadi tidak mengaji. Temannya pun tau jam 15.30 wib memang waktunya mengaji. Sehingga kami keluar rumah bersama. Haikal, pulang dan kami pergi mengaji. Berbekal dua payung, aku bersama anak bungsuku Kenzou sedangkan Kenzie satu payung dengan Naomi. Mereka begitu bersemangat, sampai cipratan air pun...

5 Maret 2019

Dear diary, Hari ini anak-anak pergi kunjungan ke Lanud Hussein Sastranegara. Pagi-pagi kami sudah bersiap ke sekolah. Tapi Kenzie agak bad mood karena batal pergi bareng dengan temannya. Alhamdulillah itu tak berlangsung lama. Jam 7.30 wib anak-anak mulai berangkat bersama gurunya. Sementara kami orang tuanya hanya di perkenankan mengantar hingga sekolah dan menjemput kembali siang hari. Akhirnya kami isi dengan silahturahmi bersama orang tua lainnya sambil menunggu anak-anak pulang. Foto-foto mulai di kirim di grup WA sekolah. Wah baru lihat fotonya saja sudah nampak seru. Terlebih setelah melihat video mereka bermain air. Anak-anak nampak senang sekali. Seru. Makin tak sabar menunggu mereka pulang. Akhirnya setelah di tunggu 2 jam di sekolah pukul 1 siang mereka tiba juga. Memang agak molor jam pulangnya, karena kondisi saat itu yang hujan. Alhamdulillah mereka bisa sampai lagi ke sekolah dengan wajah sumringah. Tak nampak wajah capek, yang ada hanya wajah ceria. Keponakanku...

4 Maret 2019

Dear diary, Hari ini kepalaku masih sakit, sisa kemarin. Pagi tadi aku menahan rasa sakit sambil tetap menyiapkan sarapan dan bekal sekolah anak-anak. Seperti biasa aku bangunkan mereka setelah selesai. O iya besok anak-anak akan pergi ke Lanud Hussein Sastranegara. Ada kunjungan dari sekolah. Anak-anak sudah harus berkumpul jam 7 pagi di sekolah. Itu artinya harus bangun lebih pagi. Tapi sampai jam 9 malam ini Kenzie dan Kenzou masih belum tidur. Untunglah Naomi sudah tidur. Besok pagi anak-anak harus memakai polo shirt sekolah, namun karena siswi baru jadi Naomi belum memilikinya. Magrib tadi aku sibuk mencari baju milik Kenzie yang serasi dengan polo shirt dari sekolahnya. Kemudian aku mencari topi abunya. Aku pikir, tak apalah bajunya agak beda sedikit yang penting tetap model polo shirt abu. Lagi pula Kenzie sudah mengijinkan topinya di pinjamkan untuk Naomi. Tapi hari ini juga aku kembali tersentuh dengan si sulung. Dia begitu sensitif. Aku lihat rasa empatinya cukup tingg...

3 Maret 2019

Dear diary, Hari ini benar-benar melelahkan, tapi tidak dengan anak-anak. Semangat mereka masih berkobar hingga saat ini. Padahal aktivitas hari ini cukup banyak. Pagi tadi sebelum pergi senam, anak-anak belum bangun. Jadi ku putuskan untuk berolahraga sendiri, sementara Kenzie dan Kenzou bersama Dydy. Naomi? Naomi belum di antarkan pulang ke rumahku karena kemarin ia ingin bertemu ibunya. Pulang senam, aku lanjut ke pasar. Ketika pulang ternyata anak-anak sudah bangun dan sudah bermain dengan umang-umangnya. Cukup kaget, karena saat mommy senam pagi, dydynya pergi ke Gasibu untuk membeli umang-umang. Sementara anak-anak di rumah karena ade belum bangun. Tapi aka merengek minta di belikan umang-umang. Akhirnya dengan menggunakan sepeda motor wuzzzz, pergilah dydynya sebentar. Saat aku datang mereka langsung laporan. Katanya mereka berani tunggu di rumah berdua. Aka tadi menjaga Ade, sambil menunggu Dydy kembali. Syukurlah hanya sebentar. Tak lupa pintu rumah di kunci tentunya. Sam...

2 Maret 2019

Dear diary, Pagi ini anak-anak terbangun tanpa melihat sosok dydynya. Dydy adalah panggilan ayah mereka. Biasanya setiap hari mereka selalu melihat dydynya di rumah. Namun berbeda kali ini karena Dydy harus keluar kota menghadiri pemakaman om yang meninggal tanggal 1 Maret 2019 kemarin. Celingukan Kenzie mencarinya, tapi ia tak menemukan sosok itu. Pagi tadi Dydy menelepon, beliau mengabarkan baru pergi dari Kuningan menuju Bandung pukul 5.30 wib. Tak menemukan sosok Dydy, Kenzie dan Kenzou pun kembali ke peraduan. Alias tidur lagi. Ok baiklah. Agak sedikit kewalahan sih gak ada Dydy. Soalnya Dydy suka bantu-bantu mamak ini saat pagi menjelang. So , akhirnya pagi tadi mamak kerjain sendiri deh mumpung anak-anak tidur lagi. Saat weekend mamak memang izinkan anak-anak bangun jam 8 pagi. Setelah semua pekerjaan beres langsung bangunin anak-anak buat mandi dan sarapan pagi. Kenzie dan Kenzou nampak menikmati nasi goreng sosis buatan mommy. Ah..senangnya hatiku. Sampai-sampai pada mint...

1 Maret 2019

Dear diary, Hari ini aku menengok teman sekolah Kenzie, karena sudah tidak masuk selama 4 hari. Bundanya bilang sudah membaik, namun semalam muncul bintik-bintik merah di sekitar tangan dan kakinya. Banyak praduga kala itu. Bahkan bintik-bintik tersebut di duga karena alergi obat atau flu Singapura. Selepas dari sana aku kembali ke sekolah. Kebetulan setiap Jumat kita sudah mulai latihan menari untuk pelepasan wisuda TK B. Jadi kami anak-anak TK A mempersembahkan sebuah tarian untuk memeriahkan acara tersebut. Alhasil mommy Meywa mendadak jadi instruktur tari. Bahahaaaaa.... Hari ini adalah Minggu ke 2 anak-anak latihan menari. Namun sayang latihan hari ini hanya sedikit yang bisa ikut karena anak-anak banyak yang sakit. Di kelas Kenzie bahkan hanya enam orang yang masuk. Jadi kita latihan dengan personil 'seadanya'. Untuk latihan ke dua ini, over all mereka sudah mulai hafal gerakannya. Meski beberapa masih ada yang kacau. Hahahaha. Tak apalah, ya namanya juga bocah cil...