Skip to main content

2 Maret 2019

Dear diary,

Pagi ini anak-anak terbangun tanpa melihat sosok dydynya. Dydy adalah panggilan ayah mereka. Biasanya setiap hari mereka selalu melihat dydynya di rumah. Namun berbeda kali ini karena Dydy harus keluar kota menghadiri pemakaman om yang meninggal tanggal 1 Maret 2019 kemarin.

Celingukan Kenzie mencarinya, tapi ia tak menemukan sosok itu. Pagi tadi Dydy menelepon, beliau mengabarkan baru pergi dari Kuningan menuju Bandung pukul 5.30 wib. Tak menemukan sosok Dydy, Kenzie dan Kenzou pun kembali ke peraduan. Alias tidur lagi. Ok baiklah.

Agak sedikit kewalahan sih gak ada Dydy. Soalnya Dydy suka bantu-bantu mamak ini saat pagi menjelang. So, akhirnya pagi tadi mamak kerjain sendiri deh mumpung anak-anak tidur lagi. Saat weekend mamak memang izinkan anak-anak bangun jam 8 pagi. Setelah semua pekerjaan beres langsung bangunin anak-anak buat mandi dan sarapan pagi.

Kenzie dan Kenzou nampak menikmati nasi goreng sosis buatan mommy. Ah..senangnya hatiku. Sampai-sampai pada minta tambah. Jaahhhaa...

Setelah sarapan mereka bermain bersama. Main gambar dan juga Lego. Sesekali mereka pisah bermain, yang satu main Ganwu sambil menirukan gaya bertarungnya. 'Legend Hero Ganwu siap bertarung!' . Satunya lagi asik bikin rumah-rumahan. Biarkanlah. Alhamdulillah kedua anakku aktif. Sampai-sampai buat bisa liat rumah rapih 30 menit aja gak bisa. Tapi ya diinikmati saja.

Akhirnya Dydy pun tiba pukul 10.00 wib. Mereka senang bukan kepalang. Terlebih Kenzie, karena artinya sepedanya jadi bisa  segera diperbaiki. Hahahaha. Good idea. Mau tak mau meski masih lelah Dydy pun memperbaiki sepedanya.

Hari ini sengaja anak-anak tidak aku ajak tidur siang, karena sudah lewat waktu tidur. Khawatir jika tidur di atas jam dua siang mereka akan sulit di bangunkan. Akhirnya mereka lanjut bermain sebelum tiba waktunya untuk mengaji.

Setiap Sabtu, aka Kenzie akan belajar solat di tempat mengajinya. Kali ini belum sampai ke mesjid, Kenzie sudah menyuruhku pulang. Mungkin anak itu malu. Akhirnya aku memutuskan untuk ke swalayan membeli keperluan rumah tangga yang sudah habis. Mumpung ade Kenzou di rumah bersama Dydy.

Saat kembali ke mesjid untuk menjemput, ternyata ia belum selesai di tes solatnya. Sampai tiba giliran ia di panggil oleh gurunya. Aduh, kenapa jadi mamak yang deg-degan, bisa gak ya? Padahal tidak semua bacaan solat yang ditanyakan, hanya bagiannya saja. Dalam hati berdoa...'insya Allah aka bisa'. Alhamdulillah bisa juga, mamak agak ngintip deket pintu tadi. Hihihi.

Tak ada rasa bangga yang melebihi sanubari ini, selain melihat anak-anak tumbuh menjadi anak yang soleh/soleha. Bener gak? Semoga anak-anakku menjadi anak-anak yang soleh, murah rezeki dan dermawan. Semoga kelak mereka menjadi anak-anak yang berguna bagi Nusa, bangsa dan agama. Aamiin. 

Oh iya sekarang hampir jam 8 malam. Berhubung anak-anak gak tidur siang, maka harus segera di ajak ke kamar. Beristirahat. Supaya besok, bisa bangun pagi lagi dan bisa pergi berolahraga.

Nampaknya mereka pun sudah mulai lelah, karena gerakan tubuhnya sudah melambat. Hahahaha...dari yang tadinya lari-lari keliling di dalam rumah sampai sekarang cuma duduk aja sambil nonton. Bahkan si kecil udah request 'mommy bobo' , 'ok siap'.

Besok ada cerita apa lagi ya tentang mereka?? Setiap harinya mereka selalu punya hal yang menarik buatku. Love you both. Selamat beristirahat sayang.

Comments

Popular posts from this blog

19 Februari 2019

Dear Diary... Hari ini seperti biasanya aku mengerjakan semua tugas rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga yang kali ini bukan hanya mengurus  dua orang anak laki-laki, tapi juga harus mengurus satu orang anak perempuan. Ya. Anak perempuan itu adalah salah satu keponakan ku yang sejak awal tahun 2019 ini bersamaku. Sedikit cerita, ia pernah putus sekolah karena suatu hal yang terjadi di rumah tangga keluarganya. Namun sekarang telah berakhir. Kemudian aku putuskan mengambil alih tanggung jawab orang tuanya. Keputusan itu di 'amini' oleh suamiku. Alhamdulillah aku bersyukur sekali Pak suami mau menerima keponakanku. Hari ini adalah Minggu kedua gadis kecil itu bersekolah. Ia melanjutkan sekolah di tempat anakku juga menimba ilmu. Saat waktu pulang sekolah tiba, aku melihat sinar matanya yang sayu melihat ke arah ibu-ibu yang juga berkumpul tengah menjemput anak-anak mereka. Mungkin gadis kecil itu merindukan ibunya. Aku paham. Ku peluk sejenak dan memberikan semangat. ...

20 Februari 2019

Dear diary, ku ingin cerita kepadamu....awaass jadi nyanyi tahan boss. Hari ini seperti biasa kerjaan emak-emak rempong yang bangun jam 4.30 wib padahal semalem baru bisa tidur jam 1.30 wib, 'ulala sepet mata' tapi lanjut karena banyak PR menunggu. Dengan mata yang masih mengantuk, selesai solat subuh langsung mamak pergi ke dapur. Oke, cek stok makanan aman. 'yuk mari masak!'. Alhamdulillah anak-anak jam 5 pagi udah pada melek jadi gak usah susah-susah bangunin buat solat. "Kenzie....Naomi.....sarapan" si kecilku Kenzou masih bobo manja. 'Biarin dulu deh mayan bisa ngerjain yang lain sebelum ade bangun'. Selesai membuat sarapan lanjut membuat bekal sekolah. "Ok done pemirsa" Pak suami lantas mengantar anak-anak pergi ke sekolah. Si kecil bangun. Lanjut urusin baby Kenzou. Umurnya emang udah 2.5th tapi aku suka aja panggil dia 'baby' soalnya wajahnya masih kayak bayi. Jadi pengen ngunyel-ngunyel terus. Dia hiburan saat diri meras...

26 Februari 2019

Dear diary, Hari ini kayaknya hari yang rempong. Mulai dari sekolah sampai tangisan baby Kenzou. Super arrggghhh kelakuan si kecil. Tumben. Ok sepeti biasanya pagi-pagi gak jauh-jauh dari nyiapin sarapan para crew-cils , nyiapin buat mandi, ya bajunya, ya bekal sekolahnya. Yuppp pokoknya tiap hari kek gitu. Jadi sebenernya mamak udah mulai biasa, yang gak biasa adalah rewelnya Kenzou hari ini. Duuh tiada hari tanpa nangis kayaknya. Jujur ya, ini tuh gak Kenzou banget. Soalnya biasanya di rumah dia kayak pelawak. Contoh simpelnya kemarin ada aja jawabannya bayi itu waktu mau di marahin dydynya saat ketauan main air. "Ade...kamu main air ya" dydynya hampir marah. Padahal sih nggak juga-ngetes, pura-pura marah. "Ndak, ade gak main air. Ade mau solat" langsung lah dia beneran solat meski tanpa celana panjang. ' Ampuuuun ' Doong seketika dydynya tertawa geli ngeliat kelakuannya. Apalagi pas dililiatin anak bayi itu ngelirik juga memastikan. Setelah ...