Skip to main content

12 Maret 2019

Dear diary.

Alhamdulillah hari ini suasana hatiku sedikit lebih baik di banding kemarin sebelum akhirnya datang lagi sms dan wa tidak mengenakan.

Aku sendiri bingung dan malas juga untuk menjawabnya. Sehingga aku biarkan saja pesan yang seharusnya sudah tahu jawabannya. Sungguh aku tak ingin lagi menanggapi hal-hal yang membuatku sakit seperti hari kemarin. Akhirnya aku hanya diamkan saja karena pertanyaannya tak perlu jawaban.

Sepertinya diam lebih baik untuk saat ini. Agar emosiku teredam. Agar tak ada lagi salah paham. Mengalah adalah hal yang terbaik. Tak aku tanggapi sedikit pun, hanya untuk menghindari perdebatan.

Beduk magrib pun berkumandang, aku segera pergi mengambil air wudhu. Aku takut terganggu lagi jadi aku putuskan untuk membaca ayat suci Alquran saja sebagai obat hati. Sungguh Allah memberikan kenikmatan itu. Hatiku merasa tenang. Alhamdulillah. Aku memohon ampun padaNya dan berharap agar ia memberiku kekuatan dalam menghadapi ujian-ujian naik kelas ini.

Setelah isya akhirnya aku balas dengan singkat. "Bagaimana baiknya saja." Tapi ternyata di tanggapi dengan panjang kali lebar lagi. Jadi aku cuma bisa senyum dan meninggalkan pesan wa tersebut. Diam saja lagi akhirnya.

Lebih baik malam ini aku membuat proposal kegiatan sekolah anak-anak. Besok kami sudah harus rapat komite sekolah lagi. Jadi baiknya energiku di habiskan untuk hal yang bermanfaat saja. Dibandingkan meladeni orang yang tak mau berhenti bicara tanpa menyadari kesalahannya. Senyumin aja shaaay.

Allah tak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan umatnya, bukan? Maka aku menyakini itu saja. Cukuplah Allah sebaik-baiknya penolong. Bukan begitu? Jadi ya sudahlah jalani saja apa yang sudah seharusnya dijalani. Bersyukur, bersabar, betul?? Belajar ikhlas juga adalah salah satu kuncinya. Ikhlas itu tak berbatas. Jika ada batasnya maka bukanlah sabar. Biarlah hari kemarin di jadikan pelajaran untuk menjadi lebih baik hari ini dan hari esok. Begitu seterusnya.

Tetap semangat. Jangan lupa piknik besok sambil nemenin aka Kenzie les renang YESS.

Night.

Comments

Popular posts from this blog

19 Februari 2019

Dear Diary... Hari ini seperti biasanya aku mengerjakan semua tugas rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga yang kali ini bukan hanya mengurus  dua orang anak laki-laki, tapi juga harus mengurus satu orang anak perempuan. Ya. Anak perempuan itu adalah salah satu keponakan ku yang sejak awal tahun 2019 ini bersamaku. Sedikit cerita, ia pernah putus sekolah karena suatu hal yang terjadi di rumah tangga keluarganya. Namun sekarang telah berakhir. Kemudian aku putuskan mengambil alih tanggung jawab orang tuanya. Keputusan itu di 'amini' oleh suamiku. Alhamdulillah aku bersyukur sekali Pak suami mau menerima keponakanku. Hari ini adalah Minggu kedua gadis kecil itu bersekolah. Ia melanjutkan sekolah di tempat anakku juga menimba ilmu. Saat waktu pulang sekolah tiba, aku melihat sinar matanya yang sayu melihat ke arah ibu-ibu yang juga berkumpul tengah menjemput anak-anak mereka. Mungkin gadis kecil itu merindukan ibunya. Aku paham. Ku peluk sejenak dan memberikan semangat. ...

20 Februari 2019

Dear diary, ku ingin cerita kepadamu....awaass jadi nyanyi tahan boss. Hari ini seperti biasa kerjaan emak-emak rempong yang bangun jam 4.30 wib padahal semalem baru bisa tidur jam 1.30 wib, 'ulala sepet mata' tapi lanjut karena banyak PR menunggu. Dengan mata yang masih mengantuk, selesai solat subuh langsung mamak pergi ke dapur. Oke, cek stok makanan aman. 'yuk mari masak!'. Alhamdulillah anak-anak jam 5 pagi udah pada melek jadi gak usah susah-susah bangunin buat solat. "Kenzie....Naomi.....sarapan" si kecilku Kenzou masih bobo manja. 'Biarin dulu deh mayan bisa ngerjain yang lain sebelum ade bangun'. Selesai membuat sarapan lanjut membuat bekal sekolah. "Ok done pemirsa" Pak suami lantas mengantar anak-anak pergi ke sekolah. Si kecil bangun. Lanjut urusin baby Kenzou. Umurnya emang udah 2.5th tapi aku suka aja panggil dia 'baby' soalnya wajahnya masih kayak bayi. Jadi pengen ngunyel-ngunyel terus. Dia hiburan saat diri meras...

26 Februari 2019

Dear diary, Hari ini kayaknya hari yang rempong. Mulai dari sekolah sampai tangisan baby Kenzou. Super arrggghhh kelakuan si kecil. Tumben. Ok sepeti biasanya pagi-pagi gak jauh-jauh dari nyiapin sarapan para crew-cils , nyiapin buat mandi, ya bajunya, ya bekal sekolahnya. Yuppp pokoknya tiap hari kek gitu. Jadi sebenernya mamak udah mulai biasa, yang gak biasa adalah rewelnya Kenzou hari ini. Duuh tiada hari tanpa nangis kayaknya. Jujur ya, ini tuh gak Kenzou banget. Soalnya biasanya di rumah dia kayak pelawak. Contoh simpelnya kemarin ada aja jawabannya bayi itu waktu mau di marahin dydynya saat ketauan main air. "Ade...kamu main air ya" dydynya hampir marah. Padahal sih nggak juga-ngetes, pura-pura marah. "Ndak, ade gak main air. Ade mau solat" langsung lah dia beneran solat meski tanpa celana panjang. ' Ampuuuun ' Doong seketika dydynya tertawa geli ngeliat kelakuannya. Apalagi pas dililiatin anak bayi itu ngelirik juga memastikan. Setelah ...