Skip to main content

17 Maret 2019

Dear diary,

Hari ini aku bahagia sekali karena bisa quality time bersama keluarga. Tadi pagi anak-anak makannya pun habis. Hal sesederhana itu saja sudah bikin happy mamak.

Siang tadi sebenarnya kami tak berencana akan pergi ke satu tempat. Tapi kami hanya pergi begitu saja. Tetiba saat di jalan aku teringat, bahwa Minggu lalu mau mengajak anak-anak ke taman film. Namun karena Kenzie saat itu masih demam tinggi, maka rencana hanya tinggal rencana. Bahkan kemarin Sabtu tadinya kami akan pergi bersama teman sekolah Kenzie. Qodarullah Kenzou sakit. Akhirnya aku pun membatalkan rencana untuk pergi. Alhamdulillah, hari ini anak-anak sehat jadi kupikir saat di jalan mengapa tidak menuntaskan janji untuk ke taman film saja.

Sebenarnya tak terlalu istimewa, hanya ingin mengobati penasaran saja. Aku membayangkan tepatnya ramai dan sangat sesak. Namun tadi siang, mungkin karena baru selesai hujan juga, di sana tak terlalu ramai. Jadi kami dapat tempat yang nyaman. Saat di sana kami lapar juga, karena memang tidak berencana pergi ke taman film maka kami pun tak membawa bekal dari rumah. Padahal jika berencana pergi kesana lebih enak untuk 'botram'. Tak ada nasi, cuanki pun jadi.

Semangkok bakso cuanki sebagai pengisi perut, di tambah air teh dingin yang menghilangkan dahaga. Alhamdulillah kami sangat menikmatinya. Tak mengapa sesekali anak-anak makan mie instan. Meski merasa bersalah karena anak-anak makan mie orang dewasa tapi lahaula gak apa-apalah. Jangan jadi kebiasaan aja. 

Anak-anak sangat senang hari ini. Alhamdulillah. Tak harus pergi ke mall setiap weekend, jalan-jalan ke taman pun asalkan bersama orang-orang terkasih pasti sangat bahagia. Tak ada sedikitpun rasa lelah yang terlihat. Mereka sangat menikmatinya. Makan baso cuanki, minum teh, bermain bola dan juga bermain gelembung sabun. Sungguh nikmat dari Allah itu luar biasa. Hal sederhana, namun menyenangkan jiwa.

Seolah tak merasa lelah, anak-anak minta mampir ke tempat mainan. Disitulah pak suami di palak. Wkwkkwkw. Tapi beliau hanya bisa senyum pasrah saja. Suamiku hampir tak pernah bisa menolak permintaan anak-anak. Baginya, rezeki yang ia dapatkan adalah rezekinya anak-anak. Jadi beliau tak merasa keberatan. Alhamdulillah, mau juga dong mamak jadi anak-anak. Hahaha.

Kesimpulannya adalah, hari ini alhamdulilah kami sekeluarga happy.

Nampaknya anak-anak dan suami sudah kelelahan. Sejak pukul 21.30 wib tadi mereka sudah berada di 'pulau indah kapuk'. Sementara mamak masih punya PR setrikaan yang menggunung. Oke..kita kerjakan saja. Siapa takut!!

Comments

Popular posts from this blog

19 Februari 2019

Dear Diary... Hari ini seperti biasanya aku mengerjakan semua tugas rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga yang kali ini bukan hanya mengurus  dua orang anak laki-laki, tapi juga harus mengurus satu orang anak perempuan. Ya. Anak perempuan itu adalah salah satu keponakan ku yang sejak awal tahun 2019 ini bersamaku. Sedikit cerita, ia pernah putus sekolah karena suatu hal yang terjadi di rumah tangga keluarganya. Namun sekarang telah berakhir. Kemudian aku putuskan mengambil alih tanggung jawab orang tuanya. Keputusan itu di 'amini' oleh suamiku. Alhamdulillah aku bersyukur sekali Pak suami mau menerima keponakanku. Hari ini adalah Minggu kedua gadis kecil itu bersekolah. Ia melanjutkan sekolah di tempat anakku juga menimba ilmu. Saat waktu pulang sekolah tiba, aku melihat sinar matanya yang sayu melihat ke arah ibu-ibu yang juga berkumpul tengah menjemput anak-anak mereka. Mungkin gadis kecil itu merindukan ibunya. Aku paham. Ku peluk sejenak dan memberikan semangat. ...

26 Februari 2019

Dear diary, Hari ini kayaknya hari yang rempong. Mulai dari sekolah sampai tangisan baby Kenzou. Super arrggghhh kelakuan si kecil. Tumben. Ok sepeti biasanya pagi-pagi gak jauh-jauh dari nyiapin sarapan para crew-cils , nyiapin buat mandi, ya bajunya, ya bekal sekolahnya. Yuppp pokoknya tiap hari kek gitu. Jadi sebenernya mamak udah mulai biasa, yang gak biasa adalah rewelnya Kenzou hari ini. Duuh tiada hari tanpa nangis kayaknya. Jujur ya, ini tuh gak Kenzou banget. Soalnya biasanya di rumah dia kayak pelawak. Contoh simpelnya kemarin ada aja jawabannya bayi itu waktu mau di marahin dydynya saat ketauan main air. "Ade...kamu main air ya" dydynya hampir marah. Padahal sih nggak juga-ngetes, pura-pura marah. "Ndak, ade gak main air. Ade mau solat" langsung lah dia beneran solat meski tanpa celana panjang. ' Ampuuuun ' Doong seketika dydynya tertawa geli ngeliat kelakuannya. Apalagi pas dililiatin anak bayi itu ngelirik juga memastikan. Setelah ...

22 Februari 2019

Dear Diary, Hari ini hatiku merasa agak cemas karena kedua anakku sakit. Sejak tadi malam badan mereka panas. Rasanya ingin aku saja yang gantikan. Cuaca seminggu terakhir ini memang agak ekstrim. Hujan disertai angin dan petir. Setiap terdengar petir anak-anakku ketakutan. "Allah marah ya mommy?" Pertanyaan itu selalu ada setiap turun hujan dan petir. Tapi alhamdulilah sekarang kondisi mereka berangsur pulih. O iya...siang tadi teman-teman Kenzie datang ke rumah untuk latihan menari. Tapi sayang tak semua yang hadir karena ada keperluan masing-masing. Ketika teman-temannya datang, Kenzie sangat senang dan lupa bahwa ia sedang sakit. Begitu pun Kenzou. Meski hanya anak perempuan yang ikut menari, tapi sesekali anak-anak laki-laki mengikuti gerakannya. Pikirku tak apalah. Itu alami, karena ada musik yang enak untuk di ajak gerak. Kenzouku tampak rewel. Ternyata sore tadi ia panas lagi. Aku menggendongnya sambil melatih anak-anak menari. Untunglah anak-anak cepat tanggap. ...