Dear diary,
Tau gak sih hari ini tuh sibuk banget. Mulai dari pagi sampai isya tadi. Ya begitulah, tapi over all hari ini meskipun banyak kerjaan berasa 'nggak' ada beban. Alhamdulillah.
Pagi tadi, aku ke sekolah lebih awal. Bukan untuk menjemput anak-anak tapi untuk rapat koordinasi bareng mamak-mamak di TK. Gak semua panitia sih yang datang tapi lumayan tim inti pada hadir. Meskipun belum dapat satu keputusan tentang tempat, tapi minimal kami sudah mempersiapkan gambaran untuk acara wisuda anak-anak nanti.
Oh iya, hari ini Naomi les di sekolah. Jadi akhirnya kami menunggu di sekolah sambil melanjutkan obrolan seputaran kegiatan wisuda. Masih lama sih. Tapi udah mulai bikin siasat aja nih mamak. Soalnya kita para panitia berharap semua acaranya dapat berjalan dengan lancar. Aamiin. Doain yak?
Panas sekali siang tadi, sampai-sampai dahi pun memulai gerakannya ke arah tengah. Silau. Alhamdulillah cerah hari ini. Saat kami hendak pulang, tetiba teman Kenzie mengajak mampir ke rumah. Akhirnya ya sudahlah tanpa rencana kita main ke sana dan pulang ke rumah jam 3 sore.
Belum saja aku masuk. Aku turunkan Kenzou dalam pangkuan. Ku buka pintu rumah yang terkunci. Saat aku masuk dan mencarinya, ternyata bayi itu sudah tertidur di depan pintu. Astagfirullah, itu anak. Sebegitu ngantuknya. Sampai-sampai lantai saja di anggapnya kasur. Nikmat betul. Lantas aku tak langsung menggendongnya masuk. Tetiba muncul keisenganku. Aku foto saja, jepreeet. Hahaha.
Mohon maaf suka jadi pengen iseng. Lalu aku angkat dan pindahkan ke kursi, karena rencananya mau sebentar saja mandi dan langsung pergi mengaji. Saat aku melewati dapur. Astagfirullah, lupa!! Cucian belum di keringkan. Mesin pengering pun rusak. Jadilah the power of 'meureut' di jabanin.
Anak-anak aku suruh mandi sendiri. Untuk mempersingkat waktu. Sementara mereka mandi aku menjemur pakaian. Wow, waktu menunjukkan pukul 15.45 wib. Tapi kami masih berada di rumah. Antara nanggung cucian dan takut terlambat mengaji. Galau mode on. Anak-anak udah pada bawel aja minta segera berangkat. Namun Kenzou masih tidur dengan khusunya.
Jadi ku gotong saja bayi itu. Bahkan sampai mesjid pun ia masih tertidur. Hingga menjelang bubaran TPA barulah dia bangun. Gak kebayang kalau harus gendong lagi. Udah berasa remuk soalnya ini badan. Belom di sentuh-sentuh tukang pijit. Wkwkkwkw. Biasanya kalau udah di pijit lumayan agak ringan badannya.
Syukurlah Kenzou saat pulang, ia mau jalan sampai rumah. PR jemuran masih ada, tapi aku skip saja. Takut pak suami keburu datang. Jadi segera aku berlari ke dapur menyiapkan makan malam. Alhamdulillah selesai. Lanjut lagi deh ke jemuran. Sepertinya kita berjodoh.
Sebelum magrib, akhirnya selesai juga tugas negara. Sambil menunggu isya, aku mendampingi anak-anak belajar. Hingga setelah isya barulah aku bisa merasakan 'me time' hari ini.
Ternyata saat kita tak terlalu keras memikirkan sesuatu. Semuanya akan menjadi lebih ringan. Intinya sih segala sesuatu itu tergantung mindset. Jadi mulai besok harus selalu positif thinking seperti hari ini. Apapun yang terjadi, baik atau pun buruk pastilah ada hikmahnya.
So, sekarang kita istirahat saja. Sambil mengusir penat. Bolehlah sesekali melihat hiburan YESS.
Comments
Post a Comment