Skip to main content

16 Maret 2019

Dear diary,

Tak terasa waktu terus berlalu. Hari ini sudah masuk tanggal 16 Maret 2019. Itu artinya kelas menulis bareng 'Nulis Yuk' tinggal tiga hari lagi. 'Ya ampun, bener-bener gak berasa. Saking enjoynya.' Ternyata udah mulai masuk tulisan ke 27 saja.

Ini juga sudah masuk bulan kedua Naomi bersekolah, setelah sempat putus sekolah sebelumnya. Hari ini anak itu sedang berada bersama ibunya. Rasanya sepi juga. Mungkin karena sudah terbiasa ada anak perempuan di rumah. Jadi rasanya ada teman 'bawel'.

Rencananya pagi tadi kami akan rekreasi bersama. Tapi sayang Naomi sedang pulang, padahal ingin sekali mengajaknya sesekali bertamasya. Rencana itu pun benar-benar tak terealisasi pada akhirnya karena ternyata Kenzou sakit. Sudah tiga kali ia bolak-balik kamar mandi. Pencernaannya ternyata sedang bermasalah. Jadi kami putuskan untuk di rumah saja. Khawatir 'bocor' hehehe.

Bakalan rempong aja sih kebayangnya kalau tetap jadi pergi, karena sudah tidak menggunakan diaper. Diaper bekas waktu itu pun sudah diberikan pada orang lain. Sejak di sunat dia benar-benar ogah menggunakan diaper. Akhirnya kami menghabiskan Sabtu ini dengan bermain di rumah saja.

Saat sore tadi mau pergi, ternyata hujan pun tak merestui kami untuk beranjak dari rumah. Jadi benar-benar stay at home aja judulnya. Tapi tak masalah. Rasanya hanya menonton Legend Hero kesukaan Kenzou pun sudah happy.

Aku semakin yakin bahwa bahagia itu kita yang buat. Saat kita bisa memikirkan hal yang indah-indah saja, rasanya itu membuat mood lebih baik. Hal yang lebih penting dari perasaan bahagia, adalah mindset. Saat mindset kita di aktifkan untuk sesuatu yang positif maka outputnya pun akan positif. Sekarang tinggal tentukan saja sendiri. Pilih mindset seperti apa?

Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 wib. Anak-anak masih saja ON, baterenya belum habis nampaknya. Apalagi baru saja di charge makan. Makan lagi. Anak cowok mah luar biasa ya makannya, alhamdulilllah. Semoga  sehat selalu. Si anak bayi lagi kegirangan juga dapet mainan baru.

Ia belum bisa memakainya, tapi tadi ia sok mengajarkanku tentang bagaimana cara kerjanya. Mamak di ajarin bayi gitu lho. Hahahaha. Waktu mamak sengaja salah-salahin gerakannya, langsung protes.

"Mommy, tetooooot " bukan seperti itu cara kerjanya, Kenzou menjelaskan sambil mengambil talinya dan langsung mempraktekkannya. Setelah mulai kelelahan loncat-loncat, akhirnya sekarang ia coba tebak-tebakan bersama dydynya. Selalu terdengar kata-kata "tetooooot" itu saat Dydy salah menjawab

Mataku kini mulai lelah. Rasanya ingin sekali bisa tidur lebih awal. Tapi anak-anak masih sangat bersemangat. Jadi aku paksakan mata ini untuk terus melihat ke layar HP sambil mengerjakan tugas-tugas menulis. Sesekali melihat hiburan di feed Instagram. Ya sekali lagi bahagia itu sederhana, sesederhana kita bisa tertawa dimana saja, kapan saja.

Bahagia itu seperti hari ini dapat solat berjamaah dengan formasi lengkap. Simple tapi membuat hati damai. Rasanya sudah beberapa bulan kami sekeluarga tak melakukan solat jamaah. Semuanya sibuk masing-masing. Tapi nikmat sekali hari ini, karena bisa bersama-sama melakukan ibadah.

Thank you Allah for today.

Comments

Popular posts from this blog

19 Februari 2019

Dear Diary... Hari ini seperti biasanya aku mengerjakan semua tugas rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga yang kali ini bukan hanya mengurus  dua orang anak laki-laki, tapi juga harus mengurus satu orang anak perempuan. Ya. Anak perempuan itu adalah salah satu keponakan ku yang sejak awal tahun 2019 ini bersamaku. Sedikit cerita, ia pernah putus sekolah karena suatu hal yang terjadi di rumah tangga keluarganya. Namun sekarang telah berakhir. Kemudian aku putuskan mengambil alih tanggung jawab orang tuanya. Keputusan itu di 'amini' oleh suamiku. Alhamdulillah aku bersyukur sekali Pak suami mau menerima keponakanku. Hari ini adalah Minggu kedua gadis kecil itu bersekolah. Ia melanjutkan sekolah di tempat anakku juga menimba ilmu. Saat waktu pulang sekolah tiba, aku melihat sinar matanya yang sayu melihat ke arah ibu-ibu yang juga berkumpul tengah menjemput anak-anak mereka. Mungkin gadis kecil itu merindukan ibunya. Aku paham. Ku peluk sejenak dan memberikan semangat. ...

20 Februari 2019

Dear diary, ku ingin cerita kepadamu....awaass jadi nyanyi tahan boss. Hari ini seperti biasa kerjaan emak-emak rempong yang bangun jam 4.30 wib padahal semalem baru bisa tidur jam 1.30 wib, 'ulala sepet mata' tapi lanjut karena banyak PR menunggu. Dengan mata yang masih mengantuk, selesai solat subuh langsung mamak pergi ke dapur. Oke, cek stok makanan aman. 'yuk mari masak!'. Alhamdulillah anak-anak jam 5 pagi udah pada melek jadi gak usah susah-susah bangunin buat solat. "Kenzie....Naomi.....sarapan" si kecilku Kenzou masih bobo manja. 'Biarin dulu deh mayan bisa ngerjain yang lain sebelum ade bangun'. Selesai membuat sarapan lanjut membuat bekal sekolah. "Ok done pemirsa" Pak suami lantas mengantar anak-anak pergi ke sekolah. Si kecil bangun. Lanjut urusin baby Kenzou. Umurnya emang udah 2.5th tapi aku suka aja panggil dia 'baby' soalnya wajahnya masih kayak bayi. Jadi pengen ngunyel-ngunyel terus. Dia hiburan saat diri meras...

26 Februari 2019

Dear diary, Hari ini kayaknya hari yang rempong. Mulai dari sekolah sampai tangisan baby Kenzou. Super arrggghhh kelakuan si kecil. Tumben. Ok sepeti biasanya pagi-pagi gak jauh-jauh dari nyiapin sarapan para crew-cils , nyiapin buat mandi, ya bajunya, ya bekal sekolahnya. Yuppp pokoknya tiap hari kek gitu. Jadi sebenernya mamak udah mulai biasa, yang gak biasa adalah rewelnya Kenzou hari ini. Duuh tiada hari tanpa nangis kayaknya. Jujur ya, ini tuh gak Kenzou banget. Soalnya biasanya di rumah dia kayak pelawak. Contoh simpelnya kemarin ada aja jawabannya bayi itu waktu mau di marahin dydynya saat ketauan main air. "Ade...kamu main air ya" dydynya hampir marah. Padahal sih nggak juga-ngetes, pura-pura marah. "Ndak, ade gak main air. Ade mau solat" langsung lah dia beneran solat meski tanpa celana panjang. ' Ampuuuun ' Doong seketika dydynya tertawa geli ngeliat kelakuannya. Apalagi pas dililiatin anak bayi itu ngelirik juga memastikan. Setelah ...