Dear Diary,
Hari ini hatiku merasa agak cemas karena kedua anakku sakit. Sejak tadi malam badan mereka panas. Rasanya ingin aku saja yang gantikan. Cuaca seminggu terakhir ini memang agak ekstrim. Hujan disertai angin dan petir. Setiap terdengar petir anak-anakku ketakutan.
"Allah marah ya mommy?"
Pertanyaan itu selalu ada setiap turun hujan dan petir. Tapi alhamdulilah sekarang kondisi mereka berangsur pulih.
O iya...siang tadi teman-teman Kenzie datang ke rumah untuk latihan menari. Tapi sayang tak semua yang hadir karena ada keperluan masing-masing. Ketika teman-temannya datang, Kenzie sangat senang dan lupa bahwa ia sedang sakit. Begitu pun Kenzou. Meski hanya anak perempuan yang ikut menari, tapi sesekali anak-anak laki-laki mengikuti gerakannya. Pikirku tak apalah. Itu alami, karena ada musik yang enak untuk di ajak gerak.
Kenzouku tampak rewel. Ternyata sore tadi ia panas lagi. Aku menggendongnya sambil melatih anak-anak menari. Untunglah anak-anak cepat tanggap. Jadi untuk beberapa gerakan, mereka sudah cukup luwes. Sampai akhirnya Kenzou pun tertidur di pangkuan. Berangsur suhu badannya normal. Alhamdulillah.
Saat badan si kecil panas aku lebih khawatir karena ia punya riwayat step. Bahkan di tahun 2017 lalu ia sempat mengalami step 5 kali dalam satu tahun itu. Subhanallah jangan terjadi lagi. Di rumah aku selalu sedia obat diazepam yang di resepkan dokternya. Manakala obat itu habis maka aku akan langsung pergi ke dokter untuk minta di resepkan. Hanya jaga-jaga. Tapi aku berharap obat itu tidak terpakai lagi.
Sempat panik saat pertama kali si kecil step. Aku ingat saat itu kami sedang berada di Yogyakarta dan hendak pulang sorenya ke Bandung. Namun naas ternyata Kenzou step sampai akhirnya harus di rawat di salah satu rumah sakit swasta di Yogyakarta. Itu pengalaman ku yang sangat buruk, mengingat si sulung tidak memiliki riwayat step. Sehingga sebagai first timer lumayan gugup.
Sejak saat itu aku tak mau lagi anak-anakku sakit. Cukuplah 5 hari di rawat memberiku pengalaman. Alhamdulillah anak-anak sudah lama tidak salit. Aku sangat bersyukur sekali pada Allah. Baru kemarin lagi anakku sakit. Mungkin mereka kelelahan dan kurang fit juga saat cuaca ekstrem seperti kali ini.
Bagiku ini juga adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah, agar aku lebih sabar dalam mengurus anak-anak. Aku percaya Allah tidak memberikan ujian kepada makhluknya melainkan mereka mampu melewatinya.
Well, sekarang mereka beranjak tidur. Semoga besok sudah pulih seperti sedia kala. Aamiin.
Comments
Post a Comment