Skip to main content

26 Februari 2019

Dear diary,

Hari ini kayaknya hari yang rempong. Mulai dari sekolah sampai tangisan baby Kenzou. Super arrggghhh kelakuan si kecil. Tumben.

Ok sepeti biasanya pagi-pagi gak jauh-jauh dari nyiapin sarapan para crew-cils, nyiapin buat mandi, ya bajunya, ya bekal sekolahnya. Yuppp pokoknya tiap hari kek gitu. Jadi sebenernya mamak udah mulai biasa, yang gak biasa adalah rewelnya Kenzou hari ini. Duuh tiada hari tanpa nangis kayaknya. Jujur ya, ini tuh gak Kenzou banget. Soalnya biasanya di rumah dia kayak pelawak.

Contoh simpelnya kemarin ada aja jawabannya bayi itu waktu mau di marahin dydynya saat ketauan main air.

"Ade...kamu main air ya" dydynya hampir marah. Padahal sih nggak juga-ngetes, pura-pura marah.
"Ndak, ade gak main air. Ade mau solat" langsung lah dia beneran solat meski tanpa celana panjang. 'Ampuuuun'
Doong seketika dydynya tertawa geli ngeliat kelakuannya. Apalagi pas dililiatin anak bayi itu ngelirik juga memastikan. Setelah ganti baju ditanyain lagi, bener gak dia main air. Dia tetep konsisten kalau itu bukan mainan air tapi mau solat. Mungkin maksudnya wudhu.

Sebelum jemput sekolah Kenzie dan Naomi, Kenzou udah bikin drama. Drama pertama pengen bawa tas Batmannya. Padahal udah keluar rumah nungguin gojek datang. Ok tapi masih bisa di atasi meskipun sedikit ada rengekan. 

Sampai akhirnya sepulang sekolah kami berencana untuk menjenguk teman kelas Kenzie yang sedang sakit. Tapi anak-anak tunggu di sekolah karena memang Naomi hari ini sedang les calistung, jadi Kenzie ikut menemani sepupunya itu. Sementara aku dan ibu-ibu lainnya pergi ke swalayan untuk membeli hantaran untuk menjenguk. Di swalayan Kenzou malah mecahin telor kemasan dooong. Akhirnya mamak harus beli, padahal stok di rumah masih ada. Baiklah tak mengapa.

Lanjut jemput Kenzie dan Naomi di sekolah, karena kami tidak jadi menjenguk. Sang empu rumahnya sedang ke dokter ternyata. Jadi kami putuskan untuk pergi besok pagi saja.

Sampai rumah Kenzou rewel lagi. Kali ini lantaran coklat. Sampai akhirnya dia bisa tidur siang juga karena lelah mungkin. Tak sampai di situ Kenzou menguji hari ini. Bangun tidur saat mandi ia menumpahkan satu botol sabun ke dalam bak mandi dan kamu pasti tau apa yang terjadi kan. Busa. Dimana-mana.

Udah pengen nangis bombai aja tadi, apalagi waktunya mepet karena Kenzie harus pergi mengaji sore tadi. Akhirnya aku tahan amarahku. Ya gimana juga sih bingung, mau emosi jiwa sama anak yang belom genap tiga tahun itu rasanya dilema.

Aku pikir dramanya selesai. Ternyata saat dydynya harus pergi ke kantor lagi magrib tadi, my baby bala-bala nangis lagi. Ah sudahlah setelah itu berakhir. Waktu sudah menunjukkan jam 9 malam saatnya  anak-anak beristirahat supaya mamak bisa me time sambil nunggu dydy yang lembur di kantor.

Selamat malam.

Comments

Popular posts from this blog

19 Februari 2019

Dear Diary... Hari ini seperti biasanya aku mengerjakan semua tugas rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga yang kali ini bukan hanya mengurus  dua orang anak laki-laki, tapi juga harus mengurus satu orang anak perempuan. Ya. Anak perempuan itu adalah salah satu keponakan ku yang sejak awal tahun 2019 ini bersamaku. Sedikit cerita, ia pernah putus sekolah karena suatu hal yang terjadi di rumah tangga keluarganya. Namun sekarang telah berakhir. Kemudian aku putuskan mengambil alih tanggung jawab orang tuanya. Keputusan itu di 'amini' oleh suamiku. Alhamdulillah aku bersyukur sekali Pak suami mau menerima keponakanku. Hari ini adalah Minggu kedua gadis kecil itu bersekolah. Ia melanjutkan sekolah di tempat anakku juga menimba ilmu. Saat waktu pulang sekolah tiba, aku melihat sinar matanya yang sayu melihat ke arah ibu-ibu yang juga berkumpul tengah menjemput anak-anak mereka. Mungkin gadis kecil itu merindukan ibunya. Aku paham. Ku peluk sejenak dan memberikan semangat. ...

22 Februari 2019

Dear Diary, Hari ini hatiku merasa agak cemas karena kedua anakku sakit. Sejak tadi malam badan mereka panas. Rasanya ingin aku saja yang gantikan. Cuaca seminggu terakhir ini memang agak ekstrim. Hujan disertai angin dan petir. Setiap terdengar petir anak-anakku ketakutan. "Allah marah ya mommy?" Pertanyaan itu selalu ada setiap turun hujan dan petir. Tapi alhamdulilah sekarang kondisi mereka berangsur pulih. O iya...siang tadi teman-teman Kenzie datang ke rumah untuk latihan menari. Tapi sayang tak semua yang hadir karena ada keperluan masing-masing. Ketika teman-temannya datang, Kenzie sangat senang dan lupa bahwa ia sedang sakit. Begitu pun Kenzou. Meski hanya anak perempuan yang ikut menari, tapi sesekali anak-anak laki-laki mengikuti gerakannya. Pikirku tak apalah. Itu alami, karena ada musik yang enak untuk di ajak gerak. Kenzouku tampak rewel. Ternyata sore tadi ia panas lagi. Aku menggendongnya sambil melatih anak-anak menari. Untunglah anak-anak cepat tanggap. ...