Skip to main content

23 Februari 2019

Dear diary..

Hari ini adalah hari ke 23 di bulan Februari. Tak terasa waktu cepat berlalu. Minggu depan sudah pasti berganti bulan. Entah mengapa aku suka sekali angka 23, sesuka hari ini karena alhamdulilah kedua anakku berangsur membaik.

Semangkuk sayur bayam ditambah telur dadar sederhana kusajikan untuk makan malam mereka. Mereka makan sangat lahap. Kusuapi satu persatu hingga nasi yang ada di mangkuk mereka habis. Bahkan aka Kenzie menghabiskan kuah sayur bayam yang aku buat. Seneng banget rasanya, seperti compliment bagiku. Tapi yang terpenting dari semuanya adalah anak-anakku sudah kembali ceria.

Hingga tadi siang aku masih merasakan cemas, karena suhu badannya masih panas. Seperti ibu lainnya, aku percaya pasti ketika anak kita sakit rasanya ingin menggantikan peran mereka. Perasaan 'biar mommy aja yang sakit' selintas menghampiri. Namun aku kembali beristigfar astagfirullah aku harus tetap sehat. Begitu pun anak-anak dan suamiku.

Hujan sejak tadi siang mengguyur kota Bandung hingga petir pun bersahutan. Sejenak anak-anakku ketakutan, hingga menutup selimut dan tertidur di baliknya. Hangat rasanya di tengah hujan yang deras itu. Namun aku tetap saja tidak bisa tidur karena terpikir hal ini dan itu. Aku mengusap kedua kepala anak-anakku sambil mendekap mereka. Kenzie ada di ketek kananku sedangkan Kenzou di ketek kiriku.

'Hahahaa..' bahkan aku tak peduli apakah mereka merasa ada sesuatu yang tak sedap. Namun nampaknya tidak, karena mereka memelukku dengan erat. Saat kakaknya sudah tertidur lelap, sang adik malah saja membuat alasan untuk tidak tidur. Hingga akhirnya dydy mereka datang dan membawa buah tangan. Kemudian aka Kenzie pun terbangun. Akhirnya kami memutuskan untuk memakan buah tangan yang di bawah ayah mereka sebelum memutuskan mandi sore.

Tak butuh waktu lama untuk menghabiskan spaghetti dan cream soup yang tersedia. Mereka memang jagonya makan 'begituan'. Selesai makan kami pun mandi dengan air hangat. Rasanya segar sekali.

Sebelum akhirnya mereka menghabiskan makan malam yang aku siapkan, mereka seperti biasanya bermain. Aka Kenzie sedang suka sekali bermain minicraft sedangkan ade Kenzou sedang gemar dengan legend heronya.

Setelah solat magrib akhirnya kami mengeksekusi sayur bayam itu. Sekarang mereka kembali asik bermain dengan legonya. Ok biarkan saja begitu, hingga waktu isya tiba.

Ok diary, kalau kemaren aku sempet baper hari ini over all alhamdulilah seneng. Soalnya para jagoanku sudah kembali sehat. Semoga besok benar-benar fit. Aamiin.

Hujan kembali turun di malam ini. Tapi sekarang waktunya minum obat dan mengajak mereka kembali beristirahat. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan, karena sehat itu adalah salah satu nikmat yang di berikan Allah. Semoga turunnya hujan di malam ini pun memberikan berkah bagi kita semua. Aamiin. Terimakasih Allah.

Comments

Popular posts from this blog

19 Februari 2019

Dear Diary... Hari ini seperti biasanya aku mengerjakan semua tugas rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga yang kali ini bukan hanya mengurus  dua orang anak laki-laki, tapi juga harus mengurus satu orang anak perempuan. Ya. Anak perempuan itu adalah salah satu keponakan ku yang sejak awal tahun 2019 ini bersamaku. Sedikit cerita, ia pernah putus sekolah karena suatu hal yang terjadi di rumah tangga keluarganya. Namun sekarang telah berakhir. Kemudian aku putuskan mengambil alih tanggung jawab orang tuanya. Keputusan itu di 'amini' oleh suamiku. Alhamdulillah aku bersyukur sekali Pak suami mau menerima keponakanku. Hari ini adalah Minggu kedua gadis kecil itu bersekolah. Ia melanjutkan sekolah di tempat anakku juga menimba ilmu. Saat waktu pulang sekolah tiba, aku melihat sinar matanya yang sayu melihat ke arah ibu-ibu yang juga berkumpul tengah menjemput anak-anak mereka. Mungkin gadis kecil itu merindukan ibunya. Aku paham. Ku peluk sejenak dan memberikan semangat. ...

26 Februari 2019

Dear diary, Hari ini kayaknya hari yang rempong. Mulai dari sekolah sampai tangisan baby Kenzou. Super arrggghhh kelakuan si kecil. Tumben. Ok sepeti biasanya pagi-pagi gak jauh-jauh dari nyiapin sarapan para crew-cils , nyiapin buat mandi, ya bajunya, ya bekal sekolahnya. Yuppp pokoknya tiap hari kek gitu. Jadi sebenernya mamak udah mulai biasa, yang gak biasa adalah rewelnya Kenzou hari ini. Duuh tiada hari tanpa nangis kayaknya. Jujur ya, ini tuh gak Kenzou banget. Soalnya biasanya di rumah dia kayak pelawak. Contoh simpelnya kemarin ada aja jawabannya bayi itu waktu mau di marahin dydynya saat ketauan main air. "Ade...kamu main air ya" dydynya hampir marah. Padahal sih nggak juga-ngetes, pura-pura marah. "Ndak, ade gak main air. Ade mau solat" langsung lah dia beneran solat meski tanpa celana panjang. ' Ampuuuun ' Doong seketika dydynya tertawa geli ngeliat kelakuannya. Apalagi pas dililiatin anak bayi itu ngelirik juga memastikan. Setelah ...

22 Februari 2019

Dear Diary, Hari ini hatiku merasa agak cemas karena kedua anakku sakit. Sejak tadi malam badan mereka panas. Rasanya ingin aku saja yang gantikan. Cuaca seminggu terakhir ini memang agak ekstrim. Hujan disertai angin dan petir. Setiap terdengar petir anak-anakku ketakutan. "Allah marah ya mommy?" Pertanyaan itu selalu ada setiap turun hujan dan petir. Tapi alhamdulilah sekarang kondisi mereka berangsur pulih. O iya...siang tadi teman-teman Kenzie datang ke rumah untuk latihan menari. Tapi sayang tak semua yang hadir karena ada keperluan masing-masing. Ketika teman-temannya datang, Kenzie sangat senang dan lupa bahwa ia sedang sakit. Begitu pun Kenzou. Meski hanya anak perempuan yang ikut menari, tapi sesekali anak-anak laki-laki mengikuti gerakannya. Pikirku tak apalah. Itu alami, karena ada musik yang enak untuk di ajak gerak. Kenzouku tampak rewel. Ternyata sore tadi ia panas lagi. Aku menggendongnya sambil melatih anak-anak menari. Untunglah anak-anak cepat tanggap. ...